Bulog Indonesia mengincar peluang ekspor berkat permintaan beras dari Malaysia
Liga335 daftar – Bulog Indonesia melihat peluang ekspor dari permintaan beras Malaysia
Permintaan Malaysia akan sekitar 200.000 ton beras membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia, kata perusahaan logistik milik negara Bulog. Dalam pernyataannya pada Senin, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan salah satu direkturnya telah diminta untuk berkunjung ke Malaysia guna menindaklanjuti permintaan tersebut melalui diskusi dengan pihak-pihak terkait.”
Kemarin, salah satu direktur kami diminta untuk pergi ke Malaysia karena mereka telah meminta impor beras dari Indonesia sebanyak tidak kurang dari 200.000 ton,” kata Ramdhani.Ia mengatakan permintaan tersebut cukup signifikan dan mencerminkan potensi pasar ekspor beras Indonesia.
Bulog saat ini berada dalam tahap penjajakan untuk memastikan kesiapan pasokan dan mengembangkan kerangka kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak, tambahnya.Ramdhani berharap peluang ini dapat terwujud, memperkuat posisi Indonesia di pasar global sekaligus menambah nilai pada cadangan beras nasional.”Ini jumlah yang cukup besar.
Kami saat ini “Kami sedang menjajaki hal ini dan berharap hal ini dapat membuka peluang ekspor ke negara-negara tetangga,” katanya. Per 13 April, penyerapan beras mentah di dalam negeri telah mencapai sekitar 48,7 persen, atau 1,9 juta ton, dari target 4 juta ton (setara beras).Ia mengatakan angka tersebut menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam mencapai target pemerintah tahun 2026.
Sementara itu, total stok beras Bulog mencapai sekitar 4,7 juta ton, yang tersimpan di berbagai gudang miliknya. Ramdhani memperkirakan bahwa cadangan beras pemerintah dapat mencapai 5 juta ton dalam satu hingga 10 hari ke depan seiring dengan terus meningkatnya penyerapan.