Indonesia dan AS menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan yang ‘penting’
Slot online terpercaya – Penandatanganan kemitraan pertahanan ini terjadi menyusul laporan bahwa Washington sedang mengupayakan izin penerbangan di wilayah udara Indonesia bagi pesawat militer AS. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyambut baik pembentukan “kemitraan kerja sama pertahanan besar” dengan Indonesia, dengan mengatakan bahwa hal itu menggarisbawahi “kekuatan dan potensi” hubungan dengan Jakarta untuk menjaga stabilitas di kawasan Asia Pasifik. Hegseth menjamu Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon pada hari Senin, tempat perjanjian tersebut ditandatangani.
“Kemitraan ini menandakan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kami… memperkuat pencegahan regional, dan memajukan komitmen bersama kami terhadap perdamaian melalui kekuatan,” kata Hegseth, menurut pernyataan Departemen Pertahanan. Menteri Pertahanan AS itu juga mengatakan hubungan keamanan Washington dan Jakarta “aktif dan berkembang”, dengan mencatat bahwa angkatan bersenjata kedua negara berpartisipasi dalam lebih dari 170 latihan militer bersama setiap tahun.
Sebuah pernyataan bersama mengenai kemitraan baru ini s Dia mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk bekerja sama mengembangkan “kemampuan asimetris yang canggih, merintis teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah permukaan, dan sistem otonom”, serta meningkatkan kesiapan operasional. “Kami hadir di sini sebagai delegasi Indonesia… dengan antusiasme yang sangat besar untuk terus mengembangkan hubungan pertahanan kami, [yang] seharusnya bertahan lama bagi generasi mendatang di Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Sjafrie seperti dikutip.
“Kami bekerja atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan untuk meningkatkan nilai kepentingan nasional kami,” tambahnya. Penandatanganan kemitraan ini terjadi sehari setelah muncul laporan di Indonesia bahwa kedua negara sedang membahas proposal untuk memberikan akses kepada pesawat militer AS ke wilayah udara Indonesia. AS sedang mengupayakan akses penerbangan “tanpa batas” bagi pesawat militer melalui wilayah udara Indonesia, demikian dilaporkan beberapa media pada hari Minggu, dengan menambahkan bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menyetujui proposal tersebut.
Iklan Menanggapi laporan tersebut, Kementerian Pertahanan di Jakarta mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua negara masih membahas “Surat Pernyataan Kehendak”, dan saat ini hanya draf awal mengenai penerbangan lintas wilayah yang sedang dibahas secara internal. Draf tersebut belum final dan tidak mengikat, tambah kementerian tersebut. Kontrol atas wilayah udara Indonesia berada di tangan Indonesia, tambah Kementerian Pertahanan, dengan menyatakan bahwa perjanjian dengan negara lain akan melindungi kedaulatan Indonesia dan mematuhi hukum Indonesia.
“Perjanjian tersebut belum final. Tidak mengikat secara hukum. Tidak dapat digunakan sebagai dasar kebijakan resmi pemerintah,” kata juru bicara Menteri Pertahanan Sjafrie, Rico Ricardo Sirait, kepada Jakarta Globe.
“Wewenang, kendali, dan pengawasan atas wilayah udara Indonesia sepenuhnya berada di tangan negara kita. Setiap peraturan yang mungkin dibuat harus menjamin kewenangan penuh Indonesia untuk menyetujui atau menolak setiap aktivitas di wilayah udara nasional,” katanya kepada media tersebut. Prabowo dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, di Paris pada Pada hari Selasa, hanya sehari setelah ia melakukan pembicaraan dengan Vladimir Putin dari Rusia mengenai minyak, pemerintah di Jakarta menyatakan hal tersebut, menurut kantor berita AFP.
Bulan lalu, pemerintah Prabowo mengumumkan pembatasan pasokan bahan bakar dan mewajibkan kebijakan kerja dari rumah satu hari dalam seminggu bagi pegawai negeri sipil guna menghemat cadangan energi seiring melonjaknya harga di tengah perang AS-Israel melawan Iran.