Komentar: Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo sedang terancam terjerumus ke dalam bencana yang sudah tak asing lagi

Komentar: Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo sedang terancam terjerumus ke dalam bencana yang sudah tak asing lagi

Komentar: Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo sedang terancam terjerumus ke dalam bencana yang sudah tak asing lagi

Liga335 daftar – Ketidakcocokan itu terlihat jelas dalam pidato nasional pada Rabu (20 Mei), ketika Prabowo memancarkan sikap percaya diri yang kini menjadi ciri khas kepemimpinannya. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan melonjak di bawah kepemimpinannya, dan bahwa negara-negara lain semakin mengandalkan Jakarta untuk bantuan—sebagai tanda pentingnya negara ini di panggung global. Namun, mantan jenderal tersebut tampak semakin terlepas dari kecemasan yang semakin memuncak di sekelilingnya.

Saat ia berbicara, indeks saham acuan melepaskan kenaikan yang telah dicapainya, dan diperdagangkan hingga 2,4 persen lebih rendah. Masalahnya semakin diperparah oleh nilai tukar rupiah—yang menjadi barometer kepercayaan baik domestik maupun internasional—yang mengalami penurunan tajam terhadap dolar AS. Pada hari Rabu, bank sentral menaikkan suku bunga sebesar setengah poin persentase, langkah yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebagian besar ekonom, untuk mencoba menghentikan penurunan tersebut.

Kelemahan mata uang ini sangat berbahaya bagi negara kepulauan yang masih menjadi importir minyak bersih, karena hal ini memengaruhi harga bahan bakar — yang menjadi perhatian khusus saat ini akibat krisis di Strai Krisis Selat Hormuz — yang harganya lebih mahal. Hal ini juga membangkitkan kenangan traumatis pada akhir tahun 1990-an, ketika nilai tukar mata uang anjlok begitu drastis sehingga jutaan warga Indonesia melihat tabungan dan daya beli mereka lenyap hampir dalam semalam.