Para demonstran di Indonesia mengecam tunjangan perumahan bulanan baru sebesar US$3.000 untuk anggota DPR, yang membelanya dengan menyebutnya sebagai "telah dihitung dengan cermat"
Liga335 daftar – JAKARTA: Ratusan warga Indonesia turun ke jalan pada Senin (25 Agustus) untuk memprotes tunjangan-tunjangan seperti tunjangan bulanan baru dan yang ditingkatkan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di tengah ketidakpastian ekonomi dan langkah-langkah penghematan pemerintah. Tunjangan perumahan bulanan baru sebesar 50 juta rupiah (US$3.075) untuk anggota DPR hampir 10 kali lipat dari upah minimum di ibu kota dan kota terbesar Indonesia, Jakarta.
Diumumkan pada Selasa lalu, hanya beberapa hari setelah Presiden Prabowo Subianto menjanjikan langkah-langkah penghematan yang ketat dan pengeluaran pemerintah yang lebih efisien, tunjangan tersebut dianggap “tidak peka” oleh para ahli dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Setelah berhari-hari meluapkan ketidakpuasan mereka di media sosial, ratusan warga Indonesia dari kelompok mahasiswa dan organisasi lain memutuskan untuk berdemonstrasi di luar gedung parlemen di Jakarta. Berlangganan Morning Brief Kurasi otomatis berita-berita teratas kami untuk memulai hari Anda.
Layanan ini tidak ditujukan bagi warga yang tinggal di Uni Eropa. Dengan mengklik berlangganan, saya setuju untuk menerima pembaruan berita Iklan dan materi promosi dari Mediacorp serta mitra-mitra Mediacorp. Sedang dimuat Sedang dimuat Para demonstran juga menuntut pencabutan sejumlah undang-undang, seperti undang-undang yang memperluas peran militer dalam pemerintahan.
Para demonstran berusaha menerobos penghalang logam dan beton, sehingga pihak berwenang merespons dengan gas air mata dan meriam air.