Indonesia melampaui target pariwisata 2025 dengan 15,39 juta pengunjung.
Liga335 – Indonesia melampaui target pariwisata 2025 dengan 15,39 juta pengunjung Berita terkait: Imigrasi membuka kantor baru di Bali untuk memantau warga negara asing Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa Indonesia mencatat 15,39 juta kedatangan wisatawan asing pada 2025, melampaui target pemerintah sebesar 14–15 juta.”Dengan pencapaian aktual 15,39 juta, kami telah melampaui target dan berkinerja lebih baik dari proyeksi sebelumnya,” ujarnya dalam pertemuan dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta pada Rabu.Berdasarkan data kedatangan wisatawan asing pada 2025, Malaysia menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan pariwisata nasional, sementara Uni Emirat Arab mencatat pertumbuhan tertinggi dalam kunjungan wisatawan ke Indonesia.
Data pemerintah menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kedatangan wisatawan asing pada tahun 2025 mencapai US$1.267, melampaui target yang ditetapkan sebesar US$1.220.
Pendapatan devisa pariwisata untuk tahun 2025 diperkirakan mencapai US$18,91 miliar. ion, meningkat sebesar 13,17 persen dibandingkan dengan tahun 2024. Selain itu, selisih antara kedatangan wisatawan asing ke Indonesia dan perjalanan keluar negeri oleh warga negara Indonesia pada tahun 2025 mencapai 6,22 juta, meningkat dari 4,94 juta pada tahun 2024.
“Meskipun ini bukan indikator kinerja utama, kami memantau selisih ini karena berfungsi sebagai indikator surplus devisa,” ujarnya.Sementara itu, jumlah perjalanan wisata domestik sepanjang tahun 2025 mencapai 1,20 miliar, mencerminkan kenaikan sebesar 17,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Selama pertemuan, Menteri Wardhana juga melaporkan bahwa investasi yang terealisasi di sektor pariwisata pada tahun 2025 mencapai Rp73,55 triliun (sekitar US$4,38 miliar), menandai pertumbuhan sebesar 56,05 persen secara tahunan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata memainkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan dampak langsung pada perekonomian masyarakat,” ujarnya mengakhiri.