Bank Dunia Minta Maaf Terkait Proyeksi Ekonomi Indonesia, Kata Menteri Purbaya
Liga335 daftar – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan bahwa Bank Dunia telah meminta maaf atas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah. Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam pertemuan mereka baru-baru ini di Amerika Serikat pekan lalu.
“Ada yang mengatakan bahwa pertumbuhan kami hanya 4,7 persen, itu dari Bank Dunia, kan. Ketika saya bertemu dengan mereka di sana, mereka meminta maaf,” kata Purbaya di kantornya di Jakarta Pusat pada Selasa, 21 April 2026. Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia memproyeksikan bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh sebesar 4,7 persen pada tahun 2026, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 4,8 persen.
Purbaya menyatakan bahwa ia tidak meminta Bank Dunia untuk mengubah proyeksi tersebut. Ia justru ingin membuktikan bahwa proyeksi tersebut tidak akurat. Selain itu, Purbaya menyebutkan bahwa ia telah secara langsung menyampaikan kepada perwakilan Bank Dunia dalam pertemuan tersebut bahwa perkiraan mereka mengenai pertumbuhan Indonesia terlalu rendah.
Menurut Purbaya, optimisme mengenai Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi ini didasarkan pada reformasi signifikan yang telah dilaksanakan pemerintah. Berbagai perbaikan telah dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea Cukai, serta kementerian dan lembaga lainnya sebelum gejolak global terjadi.