Ketua MPR Menegaskan Kembali Sikap Netral Indonesia Terkait Konflik AS-Iran
Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa Indonesia tidak memihak dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran. “Sebagai negara yang menganut kebijakan independen dan aktif, Indonesia tidak mungkin memihak dalam situasi seperti ini,” kata Ahmad Muzani saat bertemu dengan para pimpinan pesantren dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi di Jakarta pada Rabu, seperti dikutip Antara.
Muzani menyatakan bahwa, di tengah konflik ini, Indonesia memiliki kewajiban untuk terus mencari solusi damai melalui kebijakan bebas dan aktifnya sehingga diplomasi menjadi sarana penyelesaian segala perbedaan. Presiden Indonesia Prabowo Subianto juga menekankan sikap ini dalam komunikasinya dengan para pemimpin negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi. “Para ulama, kiai, dan pimpinan pesantren yang berkumpul di sini serta mereka yang belum hadir juga berharap agar Indon “Ulama akan memainkan peran aktif dalam upaya perdamaian di Timur Tengah,” katanya.
Selain itu, memupuk perdamaian merupakan bagian dari amanat konstitusional, sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Ia meyakini bahwa para ulama memiliki cara-cara tersendiri untuk mendorong negosiasi perdamaian, yang dapat mengarah pada tercapainya perdamaian di Timur Tengah. Sementara itu, Muzani menyampaikan apresiasinya atas sikap menahan diri Arab Saudi di tengah ketidakstabilan yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Meskipun pembicaraan damai antara AS dan Iran di Pakistan belum menghasilkan kesepakatan, Muzani berharap bahwa diplomasi dan upaya damai akan terus menjadi cara untuk mencapai perdamaian. “Kita harus percaya pada kekuatan diplomasi dan negosiasi, karena diplomasi dan negosiasi telah mampu menjaga perdamaian dunia selama puluhan tahun sejak Perang Dunia II,” katanya.