Gunung Semeru di Indonesia meletus dan memicu peringatan penerbangan di Australia
Taruhan bola – Letusan gunung berapi di Indonesia telah memicu peringatan penerbangan di Australia, setelah abu vulkanik menyembur ke langit.
Gunung Semeru di Indonesia, gunung tertinggi di Pulau Jawa, meletus pada Rabu waktu setempat, sehingga pihak berwenang di sana menaikkan tingkat ancaman ke level tertinggi.
Badan vulkanologi negara tersebut mengatakan awan abu mencapai ketinggian hingga 5,6 kilometer di langit, sekitar 2 kilometer lebih tinggi dari puncak gunung.
Awan abu panas dan campuran batu, lava, serta gas bergerak hingga 7 kilometer menuruni lereng Gunung Semeru beberapa kali dari tengah hari hingga senja.
Awan tersebut menutupi beberapa desa, namun belum ada laporan korban jiwa.
Lebih dari 300 warga yang berisiko di Kabupaten Lumajang telah dievakuasi ke tempat penampungan pemerintah, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Pihak berwenang memperluas zona bahaya menjadi 8 kilometer dari kawah.
Media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang kesulitan mengevakuasi 178 orang yang terjebak di pos pemantauan yang berjarak 4,5 kilometer dari kawah.
Kelompok tersebut terdiri dari 137 pendaki, 15 porter, tujuh pemandu, dan enam petugas pariwisata, menurut seorang pejabat dari Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS).
“Mereka saat ini dalam keadaan aman,” kata juru bicara TNBTS.
Gunung Semeru meletus pada Rabu pagi di Pulau Jawa. (Badan Geologi via AP)
Pusat Penasihat Abu Vulkanik (VAAC) Biro Meteorologi Australia mengeluarkan peringatan penerbangan level merah setelah letusan tersebut.
VAAC mengatakan abu vulkanik tersebut “dapat teridentifikasi sebagian pada citra satelit”.
Tidak ada penerbangan yang dibatalkan antara Australia dan Bandara Denpasar akibat letusan tersebut.
Dengan ketinggian lebih dari 3.
600 meter, Semeru merupakan salah satu dari hampir 130 gunung berapi aktif di Indonesia.
Gunung ini telah meletus berkali-kali dalam 200 tahun terakhir, namun puluhan ribu orang tetap tinggal di lerengnya yang subur.
Letusan besar terakhir Gunung Semeru pada Desember 2021 menewaskan 51 orang dan melukai ratusan lainnya di desa-desa yang tertimbun lapisan lumpur.
Sekitar 10.000 orang dievakuasi, dan keadaan darurat tersebut mendorong pemerintah untuk untuk memindahkan hampir 3.000 rumah dari zona bahaya.
Indonesia terletak di sepanjang “Cincin Api Pasifik”, sebuah zona yang sangat aktif secara seismik, tempat berbagai lempeng kerak bumi bertemu dan memicu terjadinya banyak gempa bumi dan letusan gunung berapi.