Suami selebriti Indonesia Bunga Citra Lestari dituduh melakukan penggelapan dana sebesar RM1,7 juta

Suami selebriti Indonesia Bunga Citra Lestari dituduh melakukan penggelapan dana sebesar RM1,7 juta

Suami selebriti Indonesia Bunga Citra Lestari dituduh melakukan penggelapan dana sebesar RM1,7 juta

Taruhan bola – KUALA LUMPUR, 6 Juni — Suami selebriti Indonesia Bunga Citra Lestari (BCL) dituduh menggelapkan dana milik perusahaan mantan istrinya. Tiko Aryawardhana, yang menikahi BCL pada Desember lalu, dituduh menggelapkan RM1,7 juta dari perusahaan yang ia kelola bersama Arina Winarto, demikian dilaporkan Kompas. Pengusaha tersebut dituduh melakukan tindak pidana tersebut antara tahun 2015 dan 2021 saat ia menjabat sebagai direktur perusahaan.

Arina telah melaporkan kasus ini ke polisi. Leo Siregar, pengacara yang mewakili Arina, mengatakan bahwa Tiko adalah direktur perusahaan, sedangkan Arina menyediakan modal untuk bisnis tersebut. Arina juga merupakan pemegang saham terbesar di perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman tersebut.

“Tiko memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan perusahaan, termasuk urusan keuangannya, sementara Arina berperan sebagai mitra pasif dan hanya ingin melihat perusahaan berjalan lancar. “Namun, ketika Tiko menyatakan niatnya untuk menutup perusahaan pada tahun 2019 dengan alasan tidak mampu membayar sewa, Arina mulai melakukan penyelidikan dan mengajukan “Laporan tersebut dibuat setelah ditemukan bahwa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan perusahaan tersebut telah dipalsukan,” kata Leo dalam sebuah pernyataan, sambil menambahkan bahwa penyelidikan selanjutnya menemukan adanya penyalahgunaan dana sebesar RM1,7 juta. Seorang juru bicara kepolisian mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Tiko dan Arina, yang memiliki tiga anak, menikah pada 26 Juni 2014 dan bercerai pada 28 Oktober 2021. BCL menikah dengan almarhum aktor Malaysia Ashraf Sinclair setelah melangsungkan pernikahan pada 2008 dan dikaruniai seorang putra, Noah Aidan. Ashraf meninggal pada Februari 2020 akibat serangan jantung pada usia 40 tahun.