Kunci Prestasi Jatim: Khofifah Apresiasi Dedikasi 345.454 Guru, Penentu Masa Depan Generasi Emas

SURABAYA, JAWA TIMUR  (cv togel)— Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lebih dari 345.454 guru yang mendedikasikan diri di berbagai jenjang pendidikan di Jawa Timur. Apresiasi ini disampaikan Khofifah dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, yang dinilai menjadi momentum refleksi atas peran sentral guru dalam menjaga kualitas pendidikan dan meningkatkan prestasi Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa dedikasi para guru adalah kunci utama di balik konsistensi Jatim dalam mencetak prestasi nasional, baik di bidang akademik maupun non-akademik.


I. Angka dan Peran Strategis Guru Jatim

 

Jumlah 345.454 guru yang diapresiasi oleh Gubernur Khofifah mencakup guru di sekolah negeri dan swasta, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

  • Basis Prestasi: Khofifah menyoroti bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim dan berbagai prestasi siswa dalam olimpiade sains dan kompetisi vokasi nasional tidak mungkin tercapai tanpa kerja keras para guru.

  • Tantangan Era Digital: Gubernur mengakui bahwa peran guru di era digital semakin berat, menuntut mereka untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi, selain menjalankan tugas dasar mendidik karakter.

  • Penghargaan: Dalam rangkaian peringatan HGN, Pemprov Jatim memberikan penghargaan (award) kepada ratusan guru inovatif dan berdedikasi dari seluruh kabupaten/kota sebagai bentuk pengakuan resmi pemerintah daerah.

“Kepada 345.454 guru di Jawa Timur, terima kasih atas dedikasi tanpa batas. Anda adalah pahlawan sejati yang menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan masa depan generasi emas Jawa Timur,” ujar Gubernur Khofifah, Selasa (25/11/2025).

II. Komitmen Pemprov Jatim terhadap Kesejahteraan Guru

 

Selain memberikan apresiasi, Gubernur Khofifah juga menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme para guru:

  1. Pelatihan Berkelanjutan: Pemprov akan fokus pada program pelatihan guru yang relevan dengan Kurikulum Merdeka dan teknologi digital, memastikan guru tidak tertinggal.

  2. Peningkatan Kesejahteraan: Pemprov berupaya mengalokasikan anggaran untuk perbaikan status dan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan guru swasta yang berdedikasi.

  3. Fasilitas Pendidikan: Peningkatan fasilitas sekolah, termasuk akses internet yang memadai, untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan inklusif.

Gubernur berharap, di momen HGN 2025 ini, semangat gotong royong antara guru, siswa, orang tua, dan pemerintah daerah semakin kuat untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi pendidikan terdepan di Indonesia.