BRIN menyoroti potensi Indonesia sebagai pusat industri antariksa regional

BRIN menyoroti potensi Indonesia sebagai pusat industri antariksa regional

BRIN menyoroti potensi Indonesia sebagai pusat industri antariksa regional

Slot online terpercaya – BRIN menyoroti potensi Indonesia sebagai pusat industri antariksa regional
Berita terkait: Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mempercepat kemandirian teknologi antariksa
Jakarta (ANTARA) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi besar Indonesia untuk memimpin industri antariksa regional dan menjaga kedaulatan antariksa nasionalnya.Berbicara dalam acara peringatan 50 tahun teknologi satelit Indonesia di Jakarta pada hari Rabu, Kepala BRIN Arif Satria menyatakan bahwa pengembangan industri antariksa telah menjadi prioritas pemerintah, sebagaimana terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.”Indonesia sebenarnya memiliki aset yang tidak dimiliki banyak negara lain: letak geografisnya yang dekat dengan khatulistiwa,” kata Arif.

“Keunggulan ini memberikan efisiensi peluncuran yang lebih tinggi, sehingga menempatkan Indonesia secara strategis sebagai pusat potensial bagi kegiatan peluncuran satelit di kawasan ini,” tambahnya. Menurut Rencana tersebut, pemerintah berfokus pada tiga dimensi utama untuk membangun ekosistem industri antariksa negara ini: ekonomi antariksa, keberlanjutan antariksa, dan pertahanan antariksa. Ketiga pilar ini, menurut Arif, akan menentukan daya saing nasional di kancah antariksa global di masa depan.

Di bidang ekonomi, Indonesia bertujuan untuk membuka peluang finansial baru melalui manufaktur satelit dalam negeri, layanan hilir, dan penerapan aplikasi data berbasis antariksa.Mengenai keberlanjutan, pemerintah menekankan pentingnya menjaga ruang angkasa, terutama mengingat lonjakan peluncuran satelit secara global yang pesat dan ancaman puing-puing ruang angkasa yang semakin meningkat. Sementara itu, pilar pertahanan ruang angkasa dianggap vital bagi ketahanan nasional.

Arif menekankan bahwa menguasai teknologi antariksa dan mengamankan aset orbit strategis merupakan langkah-langkah penting untuk memperkuat keamanan nasional. Ia menambahkan bahwa karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di garis khatulistiwa sangat mendukung ketiga dimensi ini. “Kita harus mengubah hal ini menjadi.

” “Mengubah keunggulan geografis menjadi keunggulan teknologi, ekonomi, dan geopolitik,” kata Arif. Untuk mewujudkan visi ini, BRIN berkomitmen untuk memaksimalkan keunggulan geografis Indonesia, tidak hanya dengan memajukan penelitian akademis, tetapi juga dengan mengembangkan ekosistem industri antariksa nasional. Hal ini mencakup pembinaan talenta lokal yang terampil serta penciptaan lingkungan yang mampu menarik investasi dan menciptakan peluang kerja di bidang teknologi tinggi.