Spesialis transplantasi jantung membagikan 7 cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah: Dari ‘mineral ajaib hingga menghindari 2 pembunuh jantung’

Spesialis transplantasi jantung membagikan 7 cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah: Dari 'mineral ajaib hingga menghindari 2 pembunuh jantung'

Spesialis transplantasi jantung membagikan 7 cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah: Dari 'mineral ajaib hingga menghindari 2 pembunuh jantung'

Taruhan bola – Namun, hal itu tidak selalu terjadi. Untuk membantu mengatasi situasi ini, Dr. Dmitry Yaranov, seorang kardiolog dan spesialis transplantasi jantung yang ahli dalam gagal jantung lanjut dan dukungan sirkulasi mekanik, mengunggah postingan di Instagram pada 5 Maret dan mencantumkan 7 cara yang telah terbukti secara klinis untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Juga | Jerawat hingga tidur buruk: 7 tanda kesehatan usus Anda terganggu dan apa yang harus dimakan untuk memperbaikinya Tekanan darah tinggi (BP) merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di masyarakat dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Menurut situs web Cleveland Clinic, tekanan darah adalah jumlah tekanan yang diberikan oleh darah saat mengalir melalui arteri, dan seharusnya di bawah 120/80 mm Hg untuk orang dewasa normal. 1.

Kurangi asupan garam Mengurangi jumlah garam yang dikonsumsi setiap hari adalah salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah. “Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan untuk menjaga asupan natrium di bawah 1.500 mg per hari untuk pengendalian tekanan darah yang optimal,” kata Dr.

Yaranov. Hindari makanan olahan dan masak dengan bahan segar. Membantu.

2. Ikuti pola makan terstruktur Dr. Yaranov menyarankan untuk mengikuti diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), yang telah terbukti secara klinis dapat menurunkan tekanan darah.

Diet ini mengutamakan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak. 3. Konsumsi kalium yang cukup Kalium dianggap sebagai “mineral ajaib” dalam menurunkan tekanan darah, menurut Dr.

Yaranov. Kalium membantu menghilangkan natrium berlebih dari aliran darah dan membantu merelaksasi pembuluh darah. Sumber alami kalium meliputi pisang, alpukat, bayam, dan kacang-kacangan.

Seseorang juga dapat berkonsultasi dengan dokter dan memilih suplemen, jika diperlukan. 4. Lakukan latihan yang tepat Tidak semua latihan sama, kata ahli jantung.

Latihan terbaik untuk kesehatan jantung adalah kombinasi antara latihan aerobik dan latihan kekuatan. Latihan aerobik, yang juga dikenal sebagai cardio, meliputi berjalan, bersepeda, dan berenang. Latihan ini bersifat ritmis dan berulang, meningkatkan detak jantung dan memaksa tubuh menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi.

Latihan kekuatan meliputi Latihan yang membuat otot bekerja melawan kekuatan resistif, dan dapat dilakukan dengan peralatan seperti beban, atau tanpa peralatan, seperti squat dan push-up. 5. Kurangi tingkat stres Stres kronis adalah pembunuh diam-diam yang menjaga tekanan darah tetap tinggi.

Dr Yaranov menyarankan untuk mencoba bernapas dalam-dalam, meditasi, dan memprioritaskan tidur (setidaknya tujuh hingga sembilan jam setiap hari) untuk menurunkan tingkat stres. 6. Berhenti merokok dan minum alkohol Dua ancaman terbesar bagi kesehatan jantung adalah merokok dan konsumsi alkohol.

Menghentikan kebiasaan ini sepenuhnya atau bahkan mengurangi konsumsinya dapat membantu menurunkan tekanan darah dan berpotensi menambah usia harapan hidup, kata Dr Yaranov. 7. Jangan melewatkan obat-obatan Terkadang, perubahan gaya hidup tidak cukup untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali, dan banyak orang diresepkan obat tekanan darah oleh dokter mereka.

Tidak ada salahnya mencari bantuan medis, kata ahli jantung, dan seseorang harus selalu ingat untuk mengonsumsi obat-obatan mereka secara teratur sesuai resep dokter. Tidak Peringatan untuk pembaca: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk pertanyaan atau kondisi medis apa pun.

Laporan ini didasarkan pada konten yang dihasilkan pengguna dari media sosial. HT.com tidak memverifikasi klaim secara independen dan tidak mendukungnya.