Produksi Bersama Indonesia-Malaysia Melonjak dengan Empat Proyek Film Baru di JAFF

Produksi Bersama Indonesia-Malaysia Melonjak dengan Empat Proyek Film Baru di JAFF

Produksi Bersama Indonesia-Malaysia Melonjak dengan Empat Proyek Film Baru di JAFF

Liga335 – Kuartet film produksi bersama Indonesia dan Malaysia diluncurkan di JAFF Market, menandakan peningkatan kolaborasi antara dua wilayah Asia Tenggara. Proyek-proyek tersebut – “Munafik,” “Khurafat,” “Khadam” dan “Badut Gendong” – diumumkan dalam sebuah sesi berjudul “The Nusantara Wave. Bangkitnya Kolaborasi Indonesia-Malaysia” di Plaza Center Stage.

JAFF Market diselenggarakan bersamaan dengan Jogja-Netpac Asia Film Festival. “Munafik,” sebuah film adaptasi Indonesia dari franchise horor terlaris di Malaysia, telah menyelesaikan proses pengambilan gambar dan memasuki tahap pascaproduksi. Disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan dibintangi oleh Arya Saloka dan Acha Septriasa, film ini menayangkan teaser pertama di acara tersebut.

Produksi film ini dipimpin oleh Oswin Bonifanz dari Unlimited Productions, dengan Skop Productions dari Malaysia, Komet Productions, dan A&Z Films serta Legacy Pictures dari Indonesia. Populer di Membangun momentum itu, versi Indonesia dari film horor-religi Malaysia film “Khurafat” juga diluncurkan, dengan Zahir Omar sebagai sutradara. Film aslinya yang disutradarai oleh Syamsul Yusof berhasil memecahkan rekor box office Malaysia.

Skop Productions mengindikasikan bahwa co-produser Indonesia untuk film remake ini akan segera diumumkan. “Kolaborasi kami yang semakin meningkat dengan para produser dan kreatif terkemuka di Indonesia mencerminkan komitmen kami untuk bekerja sama dengan talenta-talenta terbaik di wilayah ini,” kata Shamin Yusof, CEO Skop Productions. “Dengan mempercayakan dua waralaba terbesar kami, ‘Munafik’ dan ‘Khurafat’, untuk digarap ulang menjadi film Indonesia oleh sineas-sineas papan atas Indonesia, kami membuat sebuah pernyataan yang berani.”

Acara ini juga menampilkan penampilan perdana dari “Khadam,” sebuah film drama horor yang saat ini sedang dalam tahap pasca-produksi yang dibintangi oleh aktor Indonesia Aghniny Haque dan bintang Malaysia Remy Ishak. Disutradarai oleh Shamyl Othman, film ini diproduksi oleh Komet Productions dan Red Communications dari Malaysia, Sil-Metropole dari Tiongkok dan Applause Entertainment dari India. Upacara penandatanganan menyambut film Magma dari Indonesia Entertainment sebagai produser eksekutif.

“Acara ini merupakan kesempatan yang sempurna untuk menggambarkan apa yang kita sebut sebagai gelombang baru Nusantara, kita dapat melihat peningkatan yang nyata dalam kolaborasi kreatif antara kedua negara kita,” kata Ahmad Izham Omar, kepala eksplorer Komet Productions. “Ada begitu banyak potensi untuk sinergi dan kualitas yang lebih baik ketika kita menggabungkan bakat, ide, dan keterampilan dari Indonesia dan Malaysia.” Sesi ini diakhiri dengan penayangan perdana film “Badut Gendong,” sebuah produksi bersama antara Magma Entertainment, Legacy Pictures, Virtuelines Entertainment, VMS Studio, Caravan Studios, dan Komet Productions dari Malaysia, Skop Productions, Astro Shaw, serta Applause Entertainment dari India.

Disutradarai oleh Charles Gozali, film ini dibintangi oleh Marthino Lio, Dayinta Melira, Clara Bernadeth, dan Derby Romero. “Ketika budaya, latar belakang, dan keahlian yang berbeda bersatu untuk berkarya, kita tidak akan pernah bisa memprediksi keajaiban yang akan terjadi,” ujar Linda Gozali, CEO Magma Entertainment. “Magma memiliki perjalanan panjang dalam tori untuk bekerja sama dengan para pekerja kreatif Malaysia.”

Dato’ Azmir Mutalib, CEO National Film Development Corporation (FINAS) Malaysia, menambahkan, “Ini adalah perkembangan yang sangat positif dari upaya produksi bersama antara Indonesia dan Malaysia. FINAS akan selalu mendukung upaya-upaya seperti ini untuk meningkatkan kesadaran akan kisah-kisah hebat yang muncul dari wilayah ini untuk dinikmati oleh dunia.” Sesi ini juga dihadiri oleh aktor Izabel Jahja (yang tampil dalam film remake “Munafik”) dan Charles Gozali, sutradara dari waralaba “Qodrat”.