Kementerian Indonesia memangkas perjalanan dinas sebesar 65 persen untuk menjaga kelancaran layanan

Kementerian Indonesia memangkas perjalanan dinas sebesar 65 persen untuk menjaga kelancaran layanan

Kementerian Indonesia memangkas perjalanan dinas sebesar 65 persen untuk menjaga kelancaran layanan

Liga335 daftar – Kementerian Indonesia memangkas perjalanan dinas sebesar 65 persen demi menjaga layanan
Kementerian Agama Indonesia akan memangkas perjalanan dinas sebesar 65 persen untuk mempertahankan layanan publik prioritas, kata Menteri Nasaruddin Umar. Berbicara di Jakarta pada Rabu, Umar mendesak para pejabat untuk mengadopsi pendekatan “out-of-the-box” dalam perencanaan di tengah keterbatasan anggaran. “Referensi kita haruslah tantangan di depan, bukan hanya anggaran yang kita miliki.

Jika dana terbatas, kita harus mencari alternatif,” katanya.Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dengan mengurangi pengeluaran non-prioritas. Umar meminta semua pejabat kementerian untuk mengubah pola pikir perencanaan mereka, menekankan bahwa anggaran yang terbatas tidak boleh menghalangi solusi atas masalah-masalah keagamaan.

Ia mengatakan program-program prioritas harus terus menjangkau masyarakat akar rumput meskipun ada tekanan fiskal. Untuk mencapai hal ini, ia mendesak koordinasi yang lebih kuat di antara direktorat jenderal, kantor-kantor wilayah, dan universitas-universitas agama negeri. “Mari kita bekerja sebagai tim super, bukan Superman.

Saya mendesak re “Para pejabat dan kepala daerah harus bekerja sama melampaui pertemuan-pertemuan seremonial,” katanya. Ia juga mendorong pemanfaatan mahasiswa yang sedang menjalani program pengabdian masyarakat untuk mendukung program-program seperti peningkatan literasi Al-Quran dan pencegahan pernikahan tanpa akta. Umar lebih lanjut menyerukan adanya program terpadu yang melibatkan konselor agama, imam masjid, dan dinas urusan agama.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kastolan mengatakan bahwa perjalanan dinas ke luar negeri akan dikurangi hingga 70 persen, sedangkan perjalanan dalam negeri akan dikurangi sebesar 65 persen. “”Penghematan tersebut akan dialihkan untuk mempertahankan layanan publik yang esensial,” katanya.