Indonesia menyediakan 9.145 rumah sementara untuk korban bencana di Sumatra.

Indonesia menyediakan 9.145 rumah sementara untuk korban bencana di Sumatra.

Indonesia menyediakan 9.145 rumah sementara untuk korban bencana di Sumatra.

Slot online terpercaya – Indonesia menyediakan 9.145 rumah sementara untuk korban bencana di Sumatra
Berita terkait: Perumahan sementara krusial untuk mencegah tinggal lama di pengungsian Berita terkait: Kementerian menyediakan layanan keluarga berencana bagi korban banjir di Sumatra Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia telah memastikan pembangunan perumahan sementara bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan setidaknya 9.145 unit telah selesai atau sedang dalam pembangunan.

Dalam pernyataan dari Tim Media Kepresidenan yang diterima di Jakarta pada Minggu, BNPB menyatakan bahwa proyek perumahan berskala besar ini didanai bekerja sama dengan kementerian dan lembaga negara lainnya, badan usaha milik negara (BUMN), pemerintah daerah, dan organisasi sosial. Badan tersebut menekankan bahwa beberapa unit perumahan sudah dihuni oleh warga yang mengungsi, sementara yang lain masih dalam tahap pembangunan, termasuk ribuan unit yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Secara spesifik BNPB, kementerian, BUMN, dan organisasi sosial telah menggalang dana untuk membangun total 393 unit perumahan sementara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dengan beberapa di antaranya sudah selesai.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pidie secara mandiri mendanai pembangunan unit perumahan di desa-desa untuk warga yang terdampak, dengan 12 unit sudah tersedia.Upaya pemulihan bencana di Aceh juga mencakup pembangunan setidaknya 609 unit perumahan di Kabupaten Nagan Raya, 67 unit di Kota Lhokseumawe, dan 914 unit di Kabupaten Bener Meriah. BNPB juga melaporkan bahwa 3.

413 unit perumahan sementara sedang dibangun di Kabupaten Aceh Timur dan 2.650 unit di Kabupaten Aceh Tamiang.Di Sumatera Utara, lembaga tersebut mengonfirmasi pembangunan 40 unit perumahan di sebuah desa di Kabupaten Tapanuli Utara, yang ditargetkan selesai pada akhir Januari 2026.

Sementara itu, 816 unit sedang dikembangkan di beberapa desa di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di Sumatera Barat, pembangunan 437 unit sedang berlangsung di Kabupaten Agam dan 64 unit di Kabupaten Tanah Datar. Unit perumahan tambahan—meskipun jumlahnya tidak ditentukan—telah dibangun atau masih dalam tahap konstruksi di Kabupaten Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, dan Pesisir Selatan.

BNPB mencatat bahwa proyek perumahan ini merupakan bagian dari program pemulihan pasca-bencana pemerintah, yang bertujuan untuk memastikan warga yang terpaksa mengungsi memiliki akses ke tempat tinggal yang aman dan layak sementara menunggu pembangunan rumah permanen.