Indonesia berencana membangun ratusan rumah vertikal bersubsidi pada tahun 2026.

Indonesia berencana membangun ratusan rumah vertikal bersubsidi pada tahun 2026.

Indonesia berencana membangun ratusan rumah vertikal bersubsidi pada tahun 2026.

Taruhan bola – Indonesia berencana membangun ratusan unit perumahan vertikal bersubsidi pada tahun 2026 Berita terkait: Indonesia menargetkan melampaui target perumahan bersubsidi FLPP tahun 2026 Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia menargetkan membangun ratusan unit perumahan vertikal bersubsidi tahun ini, menurut Menteri Perumahan dan Permukiman (PKP) Maruarar “Ara” Sirait.”Kami dapat meyakinkan masyarakat tentang tekad kami untuk mengembangkan ratusan unit perumahan vertikal bersubsidi tahun ini, pada tahun 2026,” ujarnya dalam acara bertajuk “Memperkuat Sinergi dan Koordinasi dalam Pelaksanaan Program Perumahan Strategis 2026” di Jakarta pada Kamis. Ia menyoroti bahwa pemerintah saat ini sedang merumuskan peraturan tentang perumahan vertikal bersubsidi bersama pemangku kepentingan terkait untuk memastikan target dapat tercapai secara efektif dan adil tahun ini.

Kami sedang merumuskan peraturan mengenai (apartemen) bersubsidi, mengadakan pembicaraan dengan pengembang serta bank,” kata Ara, menambahkan bahwa ia juga telah menginstruksikan stafnya untuk melibatkan p Konsumen potensial turut terlibat dalam pembahasan. Ia kemudian menekankan bahwa Kementerian PKP juga mempertimbangkan kepentingan negara, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyusun ketentuan tersebut.”Untuk pertama kalinya, saya memutuskan bahwa proses ini harus melibatkan asosiasi pengembang, bank milik negara, dan penghuni rumah subsidi untuk memastikan keadilan,” tegas menteri tersebut.

Pada Selasa (13 Januari), Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan di Kementerian PKP, Sri Haryati, menegaskan bahwa pihaknya berencana menerbitkan peraturan menteri tentang rumah subsidi pada bulan ini.Peraturan tersebut akan mencakup berbagai hal, termasuk suku bunga pinjaman dan tenor, katanya. Sementara itu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Umum (BP Tapera) menyatakan keyakinannya bahwa perumahan bersubsidi dapat menjadi solusi untuk kekurangan perumahan di daerah perkotaan.

“Kami sedang bekerja untuk menyesuaikan harga perumahan secara cepat sebagai bagian dari upaya mengatasi kekurangan perumahan perkotaan,” kata Komisaris BP Tapera Heru Pudyo Nugroho. BP Tapera, dia Selain itu, akan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk menentukan skema pembiayaan.