Aturan baru yang canggung yang akan segera berlaku bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali

Aturan baru yang canggung yang akan segera berlaku bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali

Aturan baru yang canggung yang akan segera berlaku bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali

Taruhan bola – Tahun baru berarti tidak ada hubungan seksual di luar pernikahan — setidaknya bagi warga Indonesia dan mereka yang bepergian ke negara Asia Tenggara tersebut. Mulai 2 Januari, mereka yang berada di wilayah Indonesia tidak diperbolehkan melakukan hubungan seksual di luar pernikahan atau tinggal bersama pasangan yang belum menikah. Namun, kemungkinan besar pasangan yang bepergian di luar pernikahan tidak akan ditahan.

Hal ini karena pelanggaran baru tersebut hanya akan ditegakkan jika otoritas menerima pengaduan dari seseorang yang terkait dengan salah satu pelaku pelanggaran. Dalam saran perjalanan terbaru untuk Indonesia, situs web Smartraveller Australia mencatat: “Jika Anda menikah, otoritas dapat bertindak berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh pasangan Anda. Jika Anda belum menikah, otoritas dapat bertindak berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh anak atau orang tua Anda”.

Situs web Departemen Luar Negeri dan Perdagangan juga memperingatkan para pelancong bahwa mereka tunduk pada semua hukum dan sanksi lokal, “termasuk yang mungkin tampak keras menurut standar Australia”. Pada Mei 2025, Indonesia Dilaporkan 1,31 juta pengunjung internasional. Sumber: Getty / picture alliance/dpa/picture alliance via Getty I Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia — yang diajukan oleh parlemen negara tersebut pada 2022 dan disahkan pada November tahun ini — memberlakukan hukuman baru untuk hidup bersama tanpa menikah, perzinahan, dan hubungan seksual di luar pernikahan antara pria dan wanita.

Sebelum perubahan ini, Indonesia hanya melarang perzinahan. Perubahan lain termasuk larangan terhadap sihir hitam, menghina presiden atau lembaga negara, menyebarkan pandangan yang bertentangan dengan ideologi negara, dan mengadakan protes tanpa pemberitahuan. Apakah undang-undang Indonesia akan menakuti wisatawan?

Wakil Ketua Badan Pariwisata Indonesia, Maulana Yusran, mengatakan undang-undang baru ini akan “kontraproduktif” pada saat pariwisata mulai pulih dari pandemi COVID-19.
“Hotel atau fasilitas akomodasi lainnya seperti rumah kedua bagi wisatawan. Dengan disahkannya kode pidana ini, hotel kini menjadi tempat yang bermasalah,” katanya.

BACA LEBIH LANJUT: Destinasi Wisata Terpopuler Warga Australia berbondong-bondong menuju musim panas ini Pada tahun 2023, Indonesia menggeser Selandia Baru sebagai destinasi utama bagi warga Australia yang melakukan perjalanan singkat ke luar negeri, menurut Biro Statistik Australia (ABS). Sekitar 1,37 juta warga Australia bepergian ke Indonesia pada tahun 2023, sementara 1,26 juta bepergian ke Selandia Baru, seperti dilaporkan ABS pada Februari 2024. Data ABS yang lebih baru menunjukkan Indonesia tetap memimpin.

Data kedatangan dan keberangkatan ke luar negeri yang dirilis pada September menunjukkan Indonesia menjadi negara tujuan utama bagi warga Australia yang bepergian ke luar negeri pada tahun fiskal 2024-2025, dengan pangsa 14,2 persen dari total perjalanan ke luar negeri.
Kode pidana menghadapi reaksi lokal Pada tahun 2022, ketika revisi kode pidana diumumkan, beberapa warga protes, dan Human Rights Watch mengatakan ketentuan tersebut “serius melanggar hukum dan standar hak asasi manusia internasional”. Peneliti senior Indonesia di organisasi tersebut, Andreas Harsono, mengatakan kode baru “mengandung ketentuan yang represif dan tidak jelas”.

Ketentuan-ketentuan yang membuka pintu bagi pelanggaran privasi dan penegakan hukum yang diskriminatif, yang akan memungkinkan polisi untuk memeras suap, anggota parlemen untuk mengintimidasi lawan politik, dan pejabat untuk memenjarakan blogger biasa”. Menurut Human Rights Watch, Indonesia memiliki jutaan pasangan yang tidak memiliki akta nikah yang akan melanggar hukum, terutama masyarakat adat atau Muslim di daerah pedesaan yang menikah hanya dengan upacara Islam.
Aktivis Indonesia memegang poster selama demonstrasi menentang undang-undang pidana baru Indonesia pada tahun 2022.

Sumber: AP / Slamet Riyadi Aktivis dan pakar juga memperingatkan bahwa proses pengaduan akan berdampak tidak proporsional pada perempuan dan orang-orang LGBTIQ+, yang lebih mungkin dilaporkan oleh suami karena perselingkuhan atau oleh keluarga karena hubungan yang tidak disetujui.
Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia Natalius Pigai mengatakan pada akhir November bahwa 80 persen dari kode pidana yang direvisi sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia, menurut laporan dari media Indonesia T. empo.

Pigai mengatakan bahwa kementeriannya telah mengajukan berbagai rekomendasi terkait perlindungan hak asasi manusia kepada Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia selama proses penyusunan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, seperti dilaporkan oleh Tempo. Untuk berita terbaru dari SBS News, unduh aplikasi kami dan berlangganan buletin kami.