Berita Utama: Mobil Wuling asal Tiongkok semakin populer di Indonesia – Xinhua
Sumber: Xinhua | 3 April 2019 00:26:50 | Editor: ZX
Pemutar Video Tutup
Seorang pekerja sedang merakit kendaraan di jalur perakitan pabrik SAIC-GM-Wuling Automobile (SGMW) di Cikarang, Indonesia, pada 14 Maret 2019. Kendaraan yang diproduksi oleh produsen mobil patungan asal Tiongkok, SAIC-GM-Wuling Automobile (SGMW), semakin populer sejak pabrik pertamanya di Indonesia dibuka pada 2017. (Xinhua/Du Yu)
JAKARTA, 2 April (Xinhua) — Kendaraan yang diproduksi oleh produsen mobil patungan asal Tiongkok, SAIC-GM-Wuling Automobile (SGMW), semakin populer sejak pabrik pertamanya di Indonesia dibuka pada tahun 2017.
Terutama, Wuling Confero Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang diproduksi di pabrik senilai 700 juta dolar AS di Cikarang, Indonesia, telah mendapat pujian luas dan berhasil meraih gelar Mobil of the Year 2017 dari Majalah MobilMotor.
MPV Confero yang diproduksi secara lokal ini juga memenangkan penghargaan “Rookie of the Year 2018”, yang dipilih oleh media otomotif terkemuka Indonesia, Otomotif.
Penghargaan lain yang diraih Wuling termasuk MPV Cortez yang memenangkan penghargaan dari Otomotif Penghargaan Mobil Baru Terbaik tahun 2018.
Berkat berbagai penghargaan serta pengakuan dan reputasi yang terus meningkat dari model-model Wuling, produsen mobil ini berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu dari 10 merek terlaris di Indonesia.
Seorang eksekutif senior dari dealer Wuling di Indonesia mengatakan bahwa penghargaan tersebut memang pantas diraih karena produsen mobil asal Tiongkok yang berbasis di Liuzhou, Daerah Otonomi Zhuang Guangxi di Tiongkok selatan, ini berhasil mencapai penjualan sebanyak 17.000 unit pada tahun 2018 saja.
“Ini merupakan fenomena luar biasa di Indonesia karena Wuling berhasil merebut posisi keenam dari 10 merek mobil teratas dalam waktu yang sangat singkat setelah membuka pabriknya di sini,” kata Ali Hanafiah, direktur utama PT Arista Jaya Lestari, kepada Xinhua.
Mobil-mobil Wuling semakin populer di Indonesia, karena setiap modelnya menawarkan fitur-fitur berteknologi tinggi yang tidak ditemukan pada pesaing masing-masing.
“Yang dirasakan konsumen saat membeli mobil Wuling adalah nilai yang sepadan dengan harganya.
Mereka mendapatkan jauh lebih banyak daripada yang mereka bayarkan, dan harga-harga tersebut jika dibandingkan dengan merek lain “Di kelas yang sama, kualitasnya tak tertandingi,” kata Ali, yang mengelola 41 dealer Wuling.
Tokoh veteran di industri otomotif ini menjelaskan bahwa Wuling telah menonjolkan sisi positif dari industri otomotif Tiongkok, dan, bersama dengan pabrik lokalnya yang memproduksi kendaraan berkualitas tinggi dan terjangkau, layanan purna jual yang komprehensif yang diberikan kepada pelanggannya telah semakin membuat perusahaan ini disukai oleh konsumen Indonesia.
“Wuling berkomitmen untuk melayani pasar Indonesia dengan membuka pabriknya di kawasan industri Cikarang, yang terletak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,” kata Ali, sambil menambahkan bahwa komitmen ini telah menghasilkan rekor penjualan yang memecahkan rekor.
SGMW Motor Indonesia, produsen MPV Confero dan Cortez, juga telah meraih kesuksesan besar dengan kendaraan sport utility vehicle (SUV) Almaz, dengan pesanan pembelian mencapai rekor 600 unit sejak diluncurkan pada akhir Februari.
“Sebagian besar pembeli mobil Wuling cenderung merupakan kaum muda berusia 30-an yang tertarik dengan mobil-mobil tersebut” “Beragam fitur berteknologi tinggi, yang membedakan mobil-mobil ini dari merek lain,” kata Ali.
Bisnis Wuling di Indonesia sedang berkembang pesat, dengan jumlah outlet yang melonjak dari 42 pada tahun 2017 menjadi hampir 100 di seluruh negeri, serta target penjualan perusahaan yang direvisi naik menjadi 30.
000 unit di seluruh Indonesia tahun ini.
Saat mencoba mengendarai SUV Almaz dari sebuah dealer di Gading Serpong, seorang calon pembeli terkesan dengan harga mobil tersebut mengingat semua teknologi yang terintegrasi di dalamnya.
“Dengan semua fitur canggih dan berteknologi tinggi di mobil ini, harganya tak dapat disangkal sangat kompetitif.
Saya pasti akan membeli model ini,” kata Endy Kuswantono, seorang pria berusia 30-an, kepada Xinhua.
Mengenai ambisi global Wuling, Direktur Operasional SGMW Motor Indonesia, Shen Yulin, mengatakan bahwa pembukaan fasilitas SGMW di Indonesia merupakan bagian dari respons perusahaan terhadap Inisiatif Sabuk dan Jalan yang diusulkan oleh Tiongkok pada tahun 2013.
Fasilitas seluas 60 hektar di Indonesia ini merupakan pabrik terbesar SGMW di luar Tiongkok, yang terdiri dari pabrik utama yang mampu memproduksi 120.
000 mobil per tahun dan kawasan pemasok.
Pabrik tersebut mempekerjakan lebih dari 3.000 pekerja lokal dan menugaskan 16 perusahaan lokal untuk memasok komponen bagi produksi mobil-mobil tersebut, kata Shen, sambil menambahkan bahwa saat ini sedang dicari lebih banyak pemasok lokal untuk memperluas rantai pasokan mobil Wuling yang diproduksi di Indonesia.
SGMW Indonesia akan meluncurkan produk baru setiap tahun untuk mempertahankan daya saing dan memenuhi popularitas produk Wuling yang terus meningkat di negara ini.