Cara Bepergian dengan Gaya Menggunakan Pesawat

Cara Bepergian dengan Gaya Menggunakan Pesawat UN BOEING 747 DE LA AEROLINEA OASIS HONG KONG. Oasis Hong Kong Airline''s Boeing 747 takes off at the the Hong Kong international airport Thursday, Oct. 26, 2006. The inaugural flight for budget carrier Oasis Hong Kong Airlines took off for London on Thursday, one day late because of problems getting permission from Russia to fly over its airspace, the firm said. The Oasis jet carrying 300 people was supposed to depart Wednesday afternoon, but the flight was canceled after the passengers spent five hours on the plane waiting for it to take off. (AP Photo/Kin Cheung) - 20061026

Cara Bepergian dengan Gaya Menggunakan Pesawat

Liga335 – Menghadapi begitu banyak penumpang yang mengganggu dan tidak sopan, Booking.com telah merilis panduan berisi tips dasar agar Anda bisa bersikap paling sopan di udara
Anda tidak pernah tahu siapa yang akan menjadi teman sebangku Anda di pesawat. Ada yang memanfaatkan penerbangan untuk merawat kuku, merekam video TikTok, atau mengubah lorong pesawat menjadi kelas yoga dadakan.

Aturan tak tertulis tentang hidup berdampingan tampaknya sedang berubah. Untuk menanggapi kebiasaan-kebiasaan baru ini, Booking.com menghadirkan *The Art of Living Together Onboard*, sebuah panduan praktis dengan tujuh poin kunci agar Anda dapat menikmati penerbangan tanpa melupakan bahwa pesawat tetaplah ruang bersama.

Inisiatif ini bermula dari sebuah studi yang dilakukan oleh portal tersebut mengenai kebiasaan baru di dalam pesawat, yang menyoroti bagaimana kebiasaan bepergian dan situasi yang paling mengganggu penumpang terus berkembang. Menurut penelitian tersebut, hampir setengah dari warga Spanyol (46%) mengaku merasa terganggu oleh perilaku penumpang lain selama penerbangan. Di antara perilaku yang paling mengganggu adalah mereka yang menginvasi ruang pribadi penumpang lain untuk mengambil foto dari jendela (46%) , mereka yang bepergian tanpa alas kaki (37%), mereka yang merawat kuku selama penerbangan (32%), atau mereka yang menjadikan penerbangan sebagai panggung untuk merekam konten TikTok (28%).

“Terbang adalah salah satu pengalaman terindah yang ada, karena memungkinkan kita menjelajahi tempat-tempat baru, berkumpul kembali dengan orang-orang terkasih, dan menjalani petualangan baru. Namun, ini juga merupakan pengalaman bersama. Kenyamanan memang penting, tetapi tidak boleh mengorbankan kenyamanan orang-orang di sekitar kita.

Terkadang, sikap sederhana—seperti memakai headphone, menghormati ruang pribadi penumpang lain, atau meminta izin sebelum mengambil foto atau merekam video—sudah cukup untuk membuat perjalanan menjadi jauh lebih menyenangkan bagi semua orang,” jelas pengusaha Carmen Lomana.
Dengan moto “The Art of Living Together Onboard”, pengusaha terkenal ini memberikan tujuh panduan untuk mengembalikan tata krama di era media sosial, rutinitas kecantikan, dan cara-cara baru dalam bepergian.

Tujuh Tips Tata Krama di Dalam Pesawat

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang menyerukan pemulihan tata krama Patuhi aturan sopan santun dasar. 50% warga Spanyol berpendapat bahwa mendengarkan video atau musik tanpa headphone atau merekam penumpang lain tanpa izin seharusnya dilarang, sementara empat dari sepuluh orang berpendapat bahwa bepergian tanpa alas kaki juga tidak boleh diizinkan.

10 Perilaku yang Paling Mengganggu Penumpang

Pilar Crespo, manajer Booking untuk Spanyol dan Portugal, menegaskan bahwa cara kita terbang sedang berubah. “Ketidaknyamanan selama perjalanan tidak lagi terbatas pada kursi yang direbahkan atau orang-orang yang menghalangi lorong sebelum pintu pesawat dibuka; kini ada seperangkat aturan hidup berdampingan yang sama sekali baru yang harus diperhatikan oleh para pelancong,” ringkas sang ahli.