Inggris dan Australia memperkuat kerja sama di bidang teknologi radar dan industri seiring kunjungan Menteri Pertahanan ke mitra-mitra di kawasan Indo-Pasifik
Liga335 daftar – Penandatanganan kesepakatan baru ini akan memfasilitasi kerja sama antara perusahaan-perusahaan Inggris dan Australia dalam pengembangan sistem radar mutakhir, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan industri pertahanan di kedua negara.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan pertahanan Inggris-Australia, yang telah mendukung puluhan ribu lapangan kerja di kedua negara melalui AUKUS.
Hal ini terjadi bersamaan dengan dimulainya kunjungan Menteri Luke Pollard ke Australia dan Selandia Baru untuk memperkuat kemitraan pertahanan dan industri.
Pernyataan niat yang melibatkan QinetiQ dan CEA Technologies, yang ditandatangani hari ini di Canberra, akan memfasilitasi kerja sama antara pemerintah dan industri Inggris serta Australia dalam pengembangan sistem radar canggih, yang dikenal sebagai teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA).
Upaya ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan Konsultasi Menteri Australia-Inggris (AUKMIN) yang dicapai pada bulan Juni dan akan memperkuat rantai pasokan serta membuka peluang ekspor bagi industri pertahanan kedua negara. Teknologi canggih ini dipasok kepada Angkatan Bersenjata Australia dan memungkinkan Angkatan Bersenjata Inggris untuk tetap sejalan dengan perkembangan operasional yang terus berubah.
lingkungan.
Di CEA Technologies, Menteri Pollard dan Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy menyambut baik perjanjian tersebut dan bertemu dengan para staf yang sedang mengembangkan teknologi radar.
Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri, Luke Pollard MP, mengatakan:
Perjanjian radar ini menunjukkan hasil nyata dari kemitraan kami dengan Australia: industri yang semakin berkembang, teknologi untuk Angkatan Bersenjata kami, serta semakin eratnya hubungan kepercayaan antara kedua negara.
Dengan bekerja sama secara erat dengan Australia, kami dapat mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat keamanan bersama kami.
Steve Wadey, Chief Executive Officer Grup QinetiQ, mengatakan:
Keahlian unik QinetiQ menempatkan kami sebagai mitra strategis dan tepercaya bagi Kementerian Pertahanan Inggris (UK MOD) dan sekutunya. Konflik-konflik saat ini mengingatkan kita akan pentingnya pertahanan udara yang semakin berada di bawah tekanan, dan QinetiQ bangga dapat memainkan peran kunci dalam menghadirkan teknologi vital ini ke Inggris.
Penandatanganan ini merupakan bagian dari kunjungan selama seminggu yang dilakukan Menteri Pollard ke Australia dan Selandia Baru, yang memperkuat komitmen Inggris ke dua mitra pertahanan terdekatnya di kawasan Indo-Pasifik.
Di Canberra, Menteri tersebut juga bertemu dengan Menteri Sumber Daya, Madeleine King, untuk memperkuat kerja sama Inggris-Australia di bidang mineral kritis, serta Direktur Perbekalan Pertahanan Nasional sementara, Nadine Williams, guna memajukan kemampuan pertahanan bersama dan kolaborasi industri.
Di Australia Barat, Menteri Pollard akan mengunjungi Galangan Kapal Henderson, di mana investasi yang terkait dengan AUKUS — kemitraan keamanan trilateral antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat — telah mendukung pengembangan keterampilan dan peningkatan industri.
AUKUS diperkirakan akan menciptakan lebih dari 10.000 lapangan kerja di Australia Barat, serta 10.000 lapangan kerja lainnya di Australia Selatan.
Inisiatif rantai pasokan terbaru juga menciptakan lapangan kerja bagi 39 perusahaan Australia, sementara personel Australia ditempatkan di berbagai organisasi pertahanan dan industri Inggris, mendukung pelaksanaan kemitraan AUKUS.
AUKUS juga memberikan manfaat bagi Inggris, dengan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru Lapangan kerja telah tercipta di berbagai lokasi nuklir utama di Inggris sejak Juli 2024.
Proyek pembangunan kapal selam SSN-AUKUS diperkirakan akan menciptakan lebih dari 7.000 lapangan kerja baru di seluruh rantai pasokan Inggris, yang akan membantu mendorong pertumbuhan di setiap wilayah di Inggris.
Menteri tersebut akan melakukan kunjungan ke Selandia Baru akhir pekan ini, di mana ia akan mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut Devonport di Auckland dan bertemu dengan para pemimpin industri pertahanan untuk membahas peluang kerja sama yang lebih erat dalam bidang kemampuan maritim.
Kemitraan maritim prospektif antara Inggris dan Selandia Baru, termasuk penawaran Kapal Fregat Tipe 31 dari Babcock, berpotensi menciptakan hingga 1.000 lapangan kerja dan investasi sebesar NZ£300 juta ke dalam perekonomian Selandia Baru, serta peluang bagi industri Inggris.
Kunjungan ini juga akan mencakup pertemuan lanjutan dengan para menteri pemerintah Australia dan Selandia Baru serta kunjungan ke lokasi-lokasi industri pertahanan, termasuk Rocket Lab dan SYOS Aerospace.