3 Berita Teratas Hari Ini: Polisi Indonesia dan Brunei Selidiki Kasus Penganiayaan Mematikan di Jakarta yang Terkait dengan Seorang Selebriti
Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Tempo English merangkum 3 berita teratas pada Kamis, 11 Juni 2026. Berikut ini poin-poin utamanya: Rupiah Menguat ke Level Rp17.
944: Faktor Apa yang Mendorong Pemulihan Ini?; Polisi Indonesia dan Brunei Berkoordinasi Terkait Serangan Mematikan di Jakarta yang Melibatkan Selebriti; dan Indeks JCI Menguat Seiring Investor Menyambut Baik Langkah-Langkah untuk Meredakan Gejolak Pasar.
Berikut adalah daftar 3 berita teratas di Tempo English hari ini:
1.
Rupiah Menguat ke Level Rp17.944: Faktor Apa yang Mendorong Pemulihan Ini?
Rupiah Indonesia menguat 114 poin, atau 0,63 persen, hari ini, dari Rp18.
085 per dolar AS menjadi Rp17.944.
Muhammad Amru Syifa, Pejabat Riset dan Pengembangan di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), mengaitkan pemulihan rupiah dengan membaiknya sentimen pasar dan langkah-langkah stabilisasi yang diambil oleh Bank Indonesia (BI).
Simak pendapat para analis mengenai pemulihan rupiah dan prospeknya dalam beberapa bulan mendatang di sini.
2. Polisi Indonesia dan Brunei Berkoordinasi Terkait Serangan Mematikan di Jakarta yang Melibatkan Selebriti
Indone Kepolisian Nasional Indonesia telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Brunei terkait kasus penganiayaan di Blok M, Jakarta Selatan, yang melibatkan dua warga negara Brunei.
Kasus ini sedang diselidiki oleh Kepolisian Metro Jakarta. Menurut Komisaris Resa Fiardi Marabessy, Kepala Subdirektorat Detektif Mobil Kepolisian Metro Jakarta, penyidik saat ini sedang berupaya memenuhi instruksi yang ditetapkan oleh jaksa penuntut umum sebagai bagian dari proses peninjauan kasus.
Resa juga mengatakan bahwa pihak kepolisian di Indonesia dan Brunei terus menjalin komunikasi langsung sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
Baca lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru dalam kasus penganiayaan yang melibatkan warga negara Brunei serta kemungkinan tersangka diadili di Indonesia.
3. IHSG Menguat Seiring Investor Menyambut Baik Langkah-Langkah untuk Meredakan Gejolak Pasar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan kenaikan tajam pada hari Rabu, seiring respons positif investor terhadap langkah-langkah pemerintah yang bertujuan mengatasi gejolak di pasar keuangan Indonesia.
Indeks acuan tersebut naik 155,73 poin, atau 2,71 persen, menjadi 5.902,38, sementara indeks LQ45 yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi besar naik 20,16 poin, atau 3,54 persen, menjadi 589,48.
Ratna Lim, kepala peneliti di Phintraco Sekuritas, mengatakan bahwa pemulihan tersebut didukung oleh penurunan harga minyak mentah global, penguatan rupiah, serta kepercayaan investor terhadap respons pemerintah terhadap volatilitas di pasar modal Indonesia.