Ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara, ‘bukan kota mati’, diperkirakan akan menjadi tempat tinggal bagi 4.000 pegawai negeri pada tahun 2026: Wakil Presiden Gibran

Ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara, ‘bukan kota mati’, diperkirakan akan menjadi tempat tinggal bagi 4.000 pegawai negeri pada tahun 2026: Wakil Presiden Gibran

Ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara, ‘bukan kota mati’, diperkirakan akan menjadi tempat tinggal bagi 4.000 pegawai negeri pada tahun 2026: Wakil Presiden Gibran

Slot online terpercaya – JAKARTA: Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka membantah klaim bahwa Nusantara — ibu kota masa depan negara ini di Kalimantan Timur — sedang berubah menjadi “kota hantu”, dengan menyatakan bahwa pembangunan dan relokasi bertahap para pegawai negeri sipil berjalan sesuai rencana.
Dalam wawancara pada Kamis (29 Januari) dengan B-Universe Media Holdings, Gibran mengatakan penggambaran negatif dalam beberapa laporan media internasional tidak mencerminkan kondisi di lapangan.
“Banyak orang terus menanyakan tentang Nusantara karena baru-baru ini ada laporan media asing dengan narasi negatif, yang mengatakan bahwa tempat itu adalah kota hantu atau terhenti,” katanya, seperti dikutip oleh media Jakarta Globe.

“Pembangunan di sana terus berjalan dan dari kunjungan terakhir saya, kemajuannya sudah cukup baik dan sesuai rencana.”
Gibran mengunjungi Nusantara pada 30 Desember tahun lalu. Dua minggu kemudian, pada 12 Januari, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan presiden pertamanya ke ibu kota masa depan tersebut sejak dilantik pada Oktober 2024.

Proyek ini merupakan warisan dari Prabowo Pendahulunya, Joko “Jokowi” Widodo, yang merupakan ayah Gibran. Jokowi mengemukakan gagasan untuk memindahkan pusat administrasi Indonesia pada tahun 2019, dengan alasan bahwa kemacetan lalu lintas, banjir yang sering terjadi, udara yang tercemar, dan permukaan tanah yang tenggelam di Jakarta membuatnya tidak lagi layak menjadi ibu kota negara.
Ia juga berharap pemindahan ibu kota tersebut dapat memperbaiki ketimpangan ekonomi yang mendalam antara provinsi-provinsi di bagian barat kepulauan yang sudah maju dan wilayah perbatasan di bagian timur.