Indonesia memperkuat pariwisata berkelanjutan bersama mitra global di Cebu.
Liga335 daftar – Indonesia memperkuat pariwisata berkelanjutan bersama mitra global di Cebu
Berita terkait: Indonesia mendesak kerja sama digital yang lebih kuat dengan Filipina Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata Indonesia Widiyanti Putri Wardhana bertemu dengan pemangku kepentingan global di Cebu, Filipina, pada Jumat untuk mendorong pengembangan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan kompetitif. Dalam pidatonya di ASEAN Tourism Forum 2026, Widiyanti menyoroti kampanye pemasaran bersama dengan Agoda, mengintegrasikan destinasi Indonesia ke dalam ekosistem global, meningkatkan eksposur, pemesanan, dan kunjungan ulang dari wisatawan internasional.Widiyanti bertemu dengan Chief Commercial Officer Agoda, Damien Pfirsch, untuk memperkuat kerja sama strategis, dengan fokus pada transformasi digital, pertumbuhan berkelanjutan, dan program seperti “Eco Deals,” yang sejalan dengan kebijakan nasional Indonesia tentang pariwisata berkelanjutan.
“Inisiatif ini sepenuhnya sejalan dengan pergeseran Indonesia menuju pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada kualitas,” katanya, menekankan fokus negara pada jangka panjang, re Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Dia menyoroti pengembangan sumber daya manusia pariwisata melalui inisiatif seperti Agoda Academy dan program pelatihan di Politeknik Pariwisata Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pertumbuhan pariwisata jangka panjang. Menteri tersebut juga berinteraksi dengan Dewan Bisnis AS-ASEAN, menekankan perencanaan strategis, kolaborasi sektor swasta, dan dialog berkelanjutan untuk mencapai pembangunan pariwisata berkelanjutan sambil mengatasi tantangan lingkungan dan logistik.
Widiyanti membahas potensi pariwisata kapal pesiar dan pentingnya kemitraan dengan pemimpin industri termasuk Visa, Marriott, Expedia, Airbnb, dan Royal Caribbean Group, untuk mencapai target Indonesia pada tahun 2026 sebesar 16-17,6 juta kedatangan internasional. Ia menyimpulkan bahwa kolaborasi semacam itu meningkatkan konektivitas, infrastruktur, dan efisiensi melalui data dan teknologi digital, sejalan dengan agenda transformasi pariwisata nasional Indonesia.