Indonesia menargetkan belanja konsumen sebesar $6,6 miliar pada akhir tahun 2025
Liga335 – Indonesia menargetkan belanja konsumen sebesar US$6,6 miliar pada akhir tahun 2025
Indonesia menargetkan belanja konsumen sebesar Rp110 triliun (sekitar US$6,56 miliar) pada akhir tahun 2025, didukung oleh program-program diskon belanja yang diadakan di berbagai mal dan platform-platform e-commerce, kata seorang menteri senior. Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada hari Jumat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah telah meluncurkan beberapa inisiatif untuk mendorong konsumsi, termasuk Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan kampanye “Berbelanja Lokal di Indonesia”.Dia menambahkan bahwa program-program diskon ini diharapkan dapat mengangkat belanja konsumen dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini.
Airlangga menjelaskan bahwa kampanye Belanja Lokal di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern Indonesia (Hippindo) di seluruh mal anggotanya, menargetkan transaksi hingga Rp30 triliun hingga 4 Januari 2026.Sementara itu, program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diselenggarakan mulai Desember r 10 hingga 16, mencatat transaksi sebesar Rp35 triliun, tambahnya. Dia mencatat bahwa diskon di toko-toko yang berpartisipasi dapat mencapai hingga 50 persen, dengan diskon tambahan hingga 25 persen dan penawaran cashback hingga 10 persen, yang diharapkan dapat meningkatkan minat konsumen.
Selain konsumsi domestik, Airlangga juga menyoroti peran pariwisata dalam mendorong pengeluaran, dan menyatakan optimisme bahwa wisata belanja akan semakin menarik minat wisatawan mancanegara.”Terutama di kalangan wisatawan Malaysia, yang sering menggabungkan perjalanan liburan dengan berbelanja dan bepergian dengan kereta cepat Whoosh,” katanya. Dia menambahkan bahwa pusat perbelanjaan sekarang memainkan peran ekonomi yang lebih luas, dengan pemerintah mendorong mal untuk berfungsi sebagai ruang produktif, termasuk dengan mengakomodasi orang-orang yang bekerja dari mana saja.