Cara mencegah perlemakan hati: Makanan yang harus dihindari, minuman yang harus disertakan, dan kiat gaya hidup untuk melindungi hati Anda
Liga335 daftar – Diet hati berlemak: Makanan terbaik dan terburuk untuk hati Anda
Pentingnya diet dalam pencegahan perlemakan hati
Makanan dan minuman yang perlu dibatasi untuk pencegahan perlemakan hati (perspektif diet India):
Minuman yang dimaniskan dengan gula:
Minyak kelapa, minyak kelapa sawit, mentega, dan ghee:
Alkohol:
Manfaat kopi hitam tanpa pemanis
Memahami penyakit hati berlemak
Kiat untuk mengurangi risiko perlemakan hati
Hindari alkohol sepenuhnya untuk melindungi fungsi hati dan mencegah penyakit hati berlemak akibat alkohol.
Batasi minuman berpemanis dan makanan tinggi gula untuk mengurangi penumpukan lemak dalam hati.
Kurangi asupan lemak jenuh seperti minyak kelapa, produk berbasis minyak kelapa sawit, mentega, dan ghee.
Sertakan makanan yang mendukung hati seperti kopi hitam tanpa pemanis untuk meningkatkan fungsi metabolisme dan kesehatan hati.
Pertahankan berat badan yang sehat melalui diet seimbang dan kontrol porsi.
Tetap aktif secara fisik dengan olahraga teratur untuk mendukung fungsi hati dan kesehatan metabolisme secara keseluruhan.
Memantau kesehatan hati secara teratur melalui pemeriksaan dan pengobatan yang relevan. Tes klinis untuk mendeteksi tanda-tanda awal perlemakan hati.
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak menggantikan nasihat medis profesional.
Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi untuk mendapatkan diagnosis, panduan khusus, atau perawatan mengenai penyakit hati berlemak atau kondisi kesehatan lainnya.
Baca Juga |
Penyakit hati berlemak telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di India dan di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) dan penyakit hati terkait alkohol adalah kontributor utama penyakit terkait hati secara global. NAFLD sekarang dianggap sebagai kondisi hati yang paling umum, memengaruhi jutaan orang dan menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, termasuk peradangan hati, fibrosis, dan sirosis.
Dr Cyriac Abby Philips, yang secara luas dikenal sebagai Dokter Hati di media sosial, telah membagikan saran diet praktis untuk mengurangi risiko penyakit hati berlemak. Wawasannya menyoroti bagaimana perubahan sederhana dalam pilihan makanan dan minuman dapat mendukung kesehatan hati dan mencegah komplikasi jangka panjang Gaya hidup dan kebiasaan makan merupakan hal yang penting bagi kesehatan hati. Perlemakan hati terjadi ketika hati menumpuk lemak yang berlebihan melebihi tingkat normal 5 persen.
Seiring waktu, kelebihan lemak ini dapat mengganggu fungsi metabolisme hati, memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses nutrisi, mengatur gula darah, dan membuang racun secara efisien. Membuat pilihan makanan yang tepat dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit perlemakan hati, Dr Philips menekankan bahwa menghindari makanan tertentu yang berbahaya dan memasukkan makanan yang ramah bagi hati adalah kunci untuk menjaga kesehatan hati. Membatasi makanan dan minuman tertentu seperti makanan ringan yang digoreng, karbohidrat olahan dan minuman manis dapat membantu mengurangi lemak hati dan mendukung metabolisme yang lebih baik.
Membuat perubahan pola makan yang kecil dan konsisten memainkan peran kunci dalam melindungi Konsumsi secara teratur meningkatkan resistensi insulin dan meningkatkan penyimpanan lemak dalam sel hati, meningkatkan risiko penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD), yang tinggi lemak jenuh, yang dapat memperburuk penumpukan lemak di hati dan mengganggu fungsi metabolisme. Mengurangi asupan secara signifikan dapat menurunkan risiko pengembangan perlemakan hati Alkohol adalah penyebab utama penyakit hati di seluruh dunia. Bahkan minum alkohol dalam jumlah sedang pun dapat berbahaya, terutama bagi individu yang berisiko terkena penyakit hati.
Konsumsi alkohol dapat menyebabkan penyakit hati berlemak alkoholik, peradangan hati, dan, seiring waktu, kerusakan hati yang tidak dapat dipulihkan seperti sirosis. Tidak mengonsumsi alkohol sama sekali adalah salah satu cara yang paling efektif untuk melindungi kesehatan hati dan mencegah perkembangan perlemakan hati, berbeda dengan makanan dan minuman yang berbahaya, kopi hitam tanpa pemanis direkomendasikan oleh Dr Philips sebagai pilihan yang ramah bagi hati. Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam secara teratur dapat mendukung fungsi hati, mengurangi penumpukan lemak, dan mengurangi risiko penyakit hati.
Kopi mengandung antioksidan dan senyawa bioaktif yang meningkatkan sensitivitas insulin dan proses metabolisme dalam hati. Memasukkan kopi hitam tanpa pemanis ke dalam rutinitas harian Anda dapat memberikan manfaat perlindungan terhadap NAFLD dan penyakit hati alkoholik Penyakit hati berlemak terjadi ketika sel-sel hati menyimpan lemak yang berlebihan, sehingga mengganggu fungsi normal organ. Penyakit ini secara luas dikategorikan menjadi dua jenis: penyakit hati berlemak alkoholik (AFLD) yang disebabkan oleh konsumsi alkohol, dan penyakit hati berlemak nonalkoholik (NAFLD), yang sekarang sering disebut sebagai penyakit hati steatotik terkait disfungsi metabolik (MASLD).
NAFLD umumnya dikaitkan dengan obesitas, diabetes, dan gangguan metabolisme lainnya, Banyak orang dengan NAFLD mungkin tidak menunjukkan gejala yang jelas. Beberapa orang mungkin mengalami rasa berat atau tidak nyaman di perut kanan atas, terutama setelah makan besar. Deteksi dini dapat dilakukan melalui pencitraan ultrasound, di mana bagian yang membesar dan lebih terang iver mengindikasikan penumpukan lemak.
Intervensi gaya hidup yang cepat dapat mencegah penyakit ini berkembang menjadi kerusakan hati yang parah.